Sekitar enam bulan lalu ternyata ada cerpen saya yang dimuat di sebuah situs.
Kendati tiada honornya pun tak mengapa.
Sekitar enam bulan lalu ternyata ada cerpen saya yang dimuat di sebuah situs.
Kendati tiada honornya pun tak mengapa.
Mas Iman adalah manusia agung yang suci hatinya, penuh iman dan cinta sejati jiwanya, serta senantiasa jujur berpikirnya. Sejarah hidupnya sangat memenuhi kandungan makna dari tiga kata yang disematkan orang tua beliau sebagai nama atau pertanda keberadaannya : iman dan budi dan sentosa.
(Emha Ainun Nadjib tentang Iman Budhi Santosa dalam esai Keindahan Namanya Adalah Kemuliaan Hidupnya - buku Mereka yang Tak Pernah Mati)
Mengenang Sapardi Djoko Damono (20 Maret 1940 - 19 Juli 2020) :
Saya lihat Sapardi sedang duduk khidmat di beranda mendengarkan suara hujan. Ia khusyuk sekali memperhatikan hujan menerpa daun bugenvil dan daun bugenvil bergerak-gerak memukul jendela. Ia tidak menyadari kedatangan saya dan saya tidak ingin mengusik kesendirian dan kesunyiannya. Saya membayangkan ia sedang tersihir oleh hubungan gaib antara tanah dan hujan.
(Joko Pinurbo dalam cerpen Sebotol Hujan untuk Sapardi)