Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Mei 2024

pendidikan nasional mesti selaras


Pendidikan dan pengajaran harus mengena pada rakyat secara luas dan tidak boleh memisahkan orang-orang terpelajar dari penghidupan rakyat senyatanya. Untuk itu, pendidikan nasional mesti diselenggarakan selaras dengan kodrat bangsa. 



(Ki Hadjar Dewantara)

Kamis, 02 Mei 2024

pendidikan merdeka

Pendidikan seharusnya memerdekakan murid, menumbuhkan keberagaman di berbagai bidang kemampuan melalui proses pemahaman akan kebudayaan dan kebangsaan.

(Ki Hadjar Dewantara)

Jumat, 03 Juli 2020

Musik Media Pendidikan



Ki Hadjar Dewantara menjadikan musik sebagai media yang sangat penting untuk mendidik jiwa manusia, budi-pekerti dan karakter anak-anak bangsa, agar terbiasa dengan kendahan dan kehalusan rasa.
Selamat ulang tahun ke-98 untuk Perguruan Tamansiswa. Semoga ajaran-ajaran Ki Hadjar Dewantara semakin dikenal, dihayati, dan diamalkan oleh bangsa Indonesia. Dirgahayu Tamansiswa!

Kamis, 09 Januari 2020

Pendidikan adalah Beragam Urusan

Pendidikan tak melulu pamrih memuja rasionalitas dan menuruti embusan modernisasi.
Pendidikan adalah urusan adab, iman, identitas, seni, bahasa, dan karakter. 

(Rabindranath Tagore)

Kamis, 02 Mei 2019

Sistem Among Menyokong Kodrat Alam Anak-anak



"Amongsysteem (Sistem Among) yaitu menyokong kodrat alamnya anak-anak yang kita didik agar dapat mengembangkan hidupnya lahir dan batin menurut kodratnya sendiri-sendiri. 
Pengetahuan, kepandaian janganlah dianggap maksud tujuan, tetapi hanyalah alat, perkakas, lain tidak! 
Bunganya yang kelak akan jadi buah itulah yang harus kita utamakan, buahnya pendidikan yaitu matangnya jiwa, yang dapat mewujudkan hidup dan penghidupannya yang tertib dan suci serta bermanfaat bagi orang lain." 

(Ki Hadjar Dewantara dalam Almanak-Perguruan 1942) 

Senin, 16 Mei 2016

Pendidikan dan Harmoni

Pendidikan tertinggi adalah yang tak sekadar memberi kita pengetahuan, tapi yang membuat hidup kita dalam harmoni dengan semua eksistensi. 

(Rabindranath Tagore)

Sabtu, 14 Mei 2016

Kesenian dan Rasa Keindahan

“Kesenian itu salah satu dari perwujudan lahir dari jiwa kita, yang timbul dari kemauan jiwa kita sendiri dan halus kasarnya terbatas oleh rasa keindahan kita (perasaan aesthetis). Rasa ini dimiliki manusia dengan bertingkat kualitasnya dan bermacam ujudnya. Misal ada orang yang tebal aesthetis-nya tapi tidak suka musik; bisa jadi dia akan mewujudkan jiwa seninya dalam bentuk misalnya cara berpakaian yang indah, atau melahirkan kata-kata yang indah sastranya. Ada pula yang tidak bisa berkata-kata indah, tapi karena tebal rasa seninya mewujud dalam hal seni bangunan atau menggambar. Namun sebaliknya ada pula yang tipis rasa keindahannya, sudah barang tentu orang ini sukar mewujudkan kesenian dalam hal apapun. Orang yang kurang rasa seninya akan kurang pula kecakapannya bertingkah laku yang indah, berpakaian kurang pantas, tak paham dalam berbahasa, tak bisa menghias rumah, atau mengerti musik kasar dan halus. Jadi bertingkat kualitas dan perwujudannya, adapun kualitas ini termasuk dalam budi pekerti atau wataknya tiap manusia." 

(Ki Hadjar Dewantara - Buku Pendidikan)

Minggu, 08 Mei 2016

Anak-anak Tumbuh Sesuai Kodratnya

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. 
Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

(Ki Hadjar Dewantara)

Sabtu, 30 Januari 2016

Hidup dan Tumbuhnya Anak-anak

Hidup dan tumbuhnya anak-anak itu terletak di luar kecakapan kita kaum pendidik. Anak-anak itu sebagai makhluk, sebagai manusia, sebagai benda hidup, teranglah hidup dan tumbuh menurut kodratnya sendiri.

(Ki Hadjar Dewantara)

Rabu, 07 Mei 2014

Melupakan Moralitas dan Budi Pekerti

Kita hanya mengejar nilai matematika, fisika, biologi, IPS, Bahasa Inggris, dan melupakan moralitas. Pendidikan yang paling penting untuk anak-anak kita adalah budi pekerti. Ini yang diajarkan Ki Hadjar Dewantara dan hal itu yang sekarang dilupakan. Kita akan mengembalikan roh pendidikan bangsa ini.

Semuanya ajaran beliau masih relevan : budi pekerti, sopan santun, kejujuran, juga kecintaan terhadap tanah air, bangsa dan negara. 


(Joko Widodo)

Senin, 04 Juni 2012

Peranan Penting Pelajaran Sastra


Pelajaran sastra memiliki peranan penting dalam mengembangkan kecerdasan dan karakter siswa. Pelajaran sastra tidak dimaksudkan untuk menjadikan siswa sebagai sastrawan. Jadi sastrawan boleh, tapi kalaupun tidak, siswa minimal mampu merumuskan atau menyelaraskan pikiran untuk diucapkan atau dituangkan dalam tulisan. Pendidikan di Indonesia mestinya memasukkan sastra sebagai ilmu pengetahuan. 

(Putu Wijaya)