Tampilkan postingan dengan label putu wijaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label putu wijaya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Februari 2022

Ada Raksasa Bersembunyi

Disinyalir ada beberapa raksasa berhasil melarikan diri dari babadnya. Mampu bertahan, menyesuaikan diri dengan zaman. Bersembunyi dengan sangat hati-hati dan cerdik. Hidupnya lestari sampai sekarang.

(Putu Wijaya dalam cerpen Raksasa)

Sabtu, 18 Desember 2021

Waktu Dapat Merecoki

Manusia boleh bertekad untuk mempertahankan apa yang diyakininya baik. Namun, waktu dapat merecoki, mengubah sesuatu yang semula pas menjadi bermasalah.

(Putu Wijaya dalam cerpen Eng Ing Eng) 

Kamis, 12 April 2018

Yang Sudah Terjadi Tak Hilang

Yang sudah terjadi itu tidak hilang. Konon ada kantong yang rapi dan akurat, menyimpannya. Kalau punya password-nya dapat dimasuki kembali oleh yang bersangkutan. Hanya beda dengan yang diceritakan film, kalau diulang, tidak bisa diubah. Dan kalau toh berhasil masuk, tidak ada jaminan bisa kembali keluar. Jadi hati-hati bermain dengan masa lalu. Karena masa kini, biar lebih gombal, tapi masih ada pintu keluar, kata seorang tukang becak yang kemudian jadi caleg terpilih.
(Putu Wijaya dalam cerpen "Cermin")

Senin, 04 Juni 2012

Peranan Penting Pelajaran Sastra


Pelajaran sastra memiliki peranan penting dalam mengembangkan kecerdasan dan karakter siswa. Pelajaran sastra tidak dimaksudkan untuk menjadikan siswa sebagai sastrawan. Jadi sastrawan boleh, tapi kalaupun tidak, siswa minimal mampu merumuskan atau menyelaraskan pikiran untuk diucapkan atau dituangkan dalam tulisan. Pendidikan di Indonesia mestinya memasukkan sastra sebagai ilmu pengetahuan. 

(Putu Wijaya)