Tampilkan postingan dengan label putu wijaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label putu wijaya. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Mei 2022
Rabu, 23 Februari 2022
Ada Raksasa Bersembunyi
Disinyalir ada beberapa raksasa berhasil melarikan diri dari babadnya. Mampu bertahan, menyesuaikan diri dengan zaman. Bersembunyi dengan sangat hati-hati dan cerdik. Hidupnya lestari sampai sekarang.
(Putu Wijaya dalam cerpen Raksasa)
Sabtu, 18 Desember 2021
Waktu Dapat Merecoki
Manusia boleh bertekad untuk mempertahankan apa yang diyakininya baik. Namun, waktu dapat merecoki, mengubah sesuatu yang semula pas menjadi bermasalah.
(Putu Wijaya dalam cerpen Eng Ing Eng)
Kamis, 04 November 2021
Kamis, 12 April 2018
Yang Sudah Terjadi Tak Hilang
Yang sudah terjadi itu tidak hilang. Konon ada kantong yang rapi dan akurat, menyimpannya. Kalau punya password-nya dapat dimasuki kembali oleh yang bersangkutan. Hanya beda dengan yang diceritakan film, kalau diulang, tidak bisa diubah. Dan kalau toh berhasil masuk, tidak ada jaminan bisa kembali keluar. Jadi hati-hati bermain dengan masa lalu. Karena masa kini, biar lebih gombal, tapi masih ada pintu keluar, kata seorang tukang becak yang kemudian jadi caleg terpilih.
(Putu Wijaya dalam cerpen "Cermin")
(Putu Wijaya dalam cerpen "Cermin")
Senin, 04 Juni 2012
Peranan Penting Pelajaran Sastra
Pelajaran sastra memiliki
peranan penting dalam mengembangkan kecerdasan dan karakter siswa. Pelajaran
sastra tidak dimaksudkan untuk menjadikan siswa sebagai sastrawan. Jadi
sastrawan boleh, tapi kalaupun tidak, siswa minimal mampu merumuskan atau
menyelaraskan pikiran untuk diucapkan atau dituangkan dalam tulisan. Pendidikan
di Indonesia mestinya memasukkan sastra sebagai ilmu pengetahuan.
(Putu Wijaya)
Langganan:
Postingan (Atom)

