Bukankah yang signifikan dalam kehidupan manusia adalah bagaimana dirinya menjadi makhluk bermakna, bisa bersukacita, dan mampu mensyukuri karunia Tuhan?
( dikutip dari cerpen pengakuan prasojo )
Bukankah yang signifikan dalam kehidupan manusia adalah bagaimana dirinya menjadi makhluk bermakna, bisa bersukacita, dan mampu mensyukuri karunia Tuhan?
( dikutip dari cerpen pengakuan prasojo )
Demi menenangkan diri mesti kurenungkan kembali satu nasihat orang bijak. Menurutnya, kematian sejatinya adalah pintu gerbang untuk memasuki kehidupan yang lebih indah dan berkualitas karena kenikmatan ruhani derajatnya lebih tinggi ketimbang kenikmatan jasmani di muka bumi.
(dikutip dari cerpen mereka yang lebih dulu pergi)
Tatkala menyimak kehidupan manusia, sebagian berpandangan, yang lebih penting bukan panjangnya, namun makna yang ia berikan pada kehidupan ini.
...
Ismail Marzuki yang hidup dengan usia 44 tahun (1914-1958) boleh jadi masuk dalam kategori orang yang diberkati oleh Sang Maha Pencipta. Dalam usia yang relatif tidak panjang, Ismail memberikan sumbangsih tak ternilai, bukan saja bagi khazanah musik bangsa Indonesia, tetapi juga dalam perjuangan menegakkan Republik ini.
Itulah hidup singkat penuh makna yang mengilhami, yang membuat kita tergerak untuk mengetahui lebih jauh.
(Ninok Leksono dalam buku Seabad Ismail Marzuki - Senandung Melintas Zaman)
Kehidupan manusia - bahkan semua yang maujud, yang bersumber dari Allah Swt itu sesungguhnya adalah upaya keras (mujahadah) perjalanan kembali menuju-Nya, melalui pembersihan jiwa demi teraktualisasikannya fitrah ketuhanan bawaan dalam diri manusia itu.
(Haidar Bagir dalam buku Alkimia Cinta)
Bukankah hidup itu adalah jalinan berjuta kenangan yang dari waktu ke waktu akan terus tinggi bertumpuk? Seperti apa pun serpih-serpih jalinan kenangan itu, termasuk yang getir sekalipun, hidup dan kehidupan bakal terus melaju ke depan.
(Herry Gendut Janarto dalam novel "Yogya Yogya")
Seorang penulis fiksi mencoba memahami kehidupan dengan menciptakan sebuah model. Orang menyebutnya juga sebuah dunia alternatif. Model atau dunia alternatif itu ia ciptakan agar ia dapat dengan leluasa mengembangkan kemungkinan-kemungkinan pola pemahaman tentang kehidupan. Maka tokoh-tokoh diadakan, berbagai situasi dikembangkan.
(Umar Kayam dalam Dunia Alternatif Danarto - Sebuah Pengantar kumpulan cerpen "Berhala")