Apa pun yang dipunyai manusia sesungguhnya adalah pinjaman-karunia Tuhan. Karena kedermawanan-Nya, kasih sayang-Nya. Tanpa itu, manusia bukan apa-apa, tiada saja.
(Haidar Bagir dalam buku Alkimia Cinta)
Apa pun yang dipunyai manusia sesungguhnya adalah pinjaman-karunia Tuhan. Karena kedermawanan-Nya, kasih sayang-Nya. Tanpa itu, manusia bukan apa-apa, tiada saja.
(Haidar Bagir dalam buku Alkimia Cinta)
Kita diajari untuk menjalani hidup di antara takut (khawf) dan harap (raja').
Takut kita kepada-Nya adalah ketakutan kehilangan akses kepada kasih sayang-Nya.
(Haidar Bagir dalam buku Alkimia Cinta)
Tak ada sesuatu pun yang tercipta, tak ada sesuatu pun yang terjadi, kapan saja, dan di mana saja, kecuali itu adalah kebaikan, yang lahir dari cinta dan kasih sayang-Nya.
(Haidar Bagir dalam buku Alkimia Cinta)
Kehidupan manusia - bahkan semua yang maujud, yang bersumber dari Allah Swt itu sesungguhnya adalah upaya keras (mujahadah) perjalanan kembali menuju-Nya, melalui pembersihan jiwa demi teraktualisasikannya fitrah ketuhanan bawaan dalam diri manusia itu.
(Haidar Bagir dalam buku Alkimia Cinta)