Tampilkan postingan dengan label berpikir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berpikir. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Oktober 2024

karya yang rumit bukan karya yang baik

 

Karya yang rumit dan sukar dipahami walaupun telah dibaca berkali-kali, bukanlah karya yang baik. Karangan itu rumit karena pengarangnya tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, karyanya juga keruh. 
Nah, sekarang ini banyak orang yang tidak lagi dapat berpikir jernih, termasuk pengarang, sehingga karangan-karangan yang super sulit sangat banyak beredar. Pesan moralnya tidak jelas dan apa sebenarnya yang diinginkan pengarang tidak ada yang tahu.

(Sori Siregar dalam cerpen "Saran Seorang Pengarang")

Senin, 07 September 2020

Menjadi Filsuf


"Ibrahimovic mengira ia telah mengejek Guardiola dengan sebutan Sang Filsuf, tapi jika dipikir-pikir itu sebenarnya pujian yang baik. Menjadi seorang filsuf berarti berpikir, mencari kearifan, dan mempunyai prinsip-prinsip yang memandu dan mempengaruhi setiap langkah kita. Menjadi filsuf berarti memberi makna, menemukan jalan hidup di dunia, percaya bahwa pada akhirnya, di setiap kesempatan, kebaikan akan mengalahkan kejahatan sekalipun harus sedikit menderita dalam perjalanan menuju ke sana." 

Dikutip dari buku I Think Therefore I Play karya Andrea Pirlo bersama Alessandro Alciato.

Minggu, 25 Maret 2018

Berpikir Membongkar Mitos

Apa bedanya berpikir dengan tidak berpikir, sehingga sebelum bertindak seseorang sebaiknya lebih dulu berpikir? Berpikir itu artinya membongkar mitos. Kalau belum membongkar, tentu belum cukup berpikir. Artinya yang tidak berpikir hidupnya dikuasai mitos, padahal mitos sama saja dengan berhala. 

(Seno Gumira Ajidarma)

Rabu, 31 Desember 2014

Menjaga Kebudayaan

Bangsa-bangsa yang beradab di tengah krisis besar ekonomi tidak hanya bicara ekonomi, tetapi juga menjaga kehidupan dengan seluruh aspeknya yang paling marjinal sekalipun : pengetahuan, teknologi, seni, hingga daya hidup pangan dan lingkungan.
Pada gilirannya, sesungguhnya mereka menjaga kebudayaan, yakni cara berpikir, bertindak, dan bereaksi terhadap dunia sekitar, tidak saja lewat membaca sejarah masa lampau, hari ini, tetapi juga masa depan.

(Garin Nugroho)

Minggu, 20 April 2014

Tidak Tahu Lebih Nyaman

Memang kadang tidak tahu itu lebih nyaman, misalnya tidak tahu (tidak merasakan getaran) gempa Jumat malam atau tidak tahu hujan abu (tipis seperti gerimis) Minggu pagi menerpa Yogyakarta. Yang penting tetap bersabar, bersyukur, berpikir, dan berzikir menghadapi problema apa saja.

Selasa, 31 Juli 2012

Menulis dan Kejernihan Pikiran


Menulislah dengan jernih dan Anda akan berpikir jernih. Ketika Anda menulis dengan jernih, Anda menjernihkan pemikiran Anda. Ketika Anda menulis, Anda belajar bertanggung jawab terhadap pernyataan-pernyataan Anda.
Menulislah, itu tindakan yang membuat Anda sehat, bernasib baik, dan selalu memiliki kejernihan pikiran. 

(AS Laksana)