Kata-kata bisa digunakan untuk berdusta. Tapi sesungguhnya kata-kata adalah air yang mengalir dengan jujur. Dibelokkan, diluruskan, atau ditahan, air hanya ingin selalu jujur mengalir.
(Sindhunata dalam kata pengantar buku Air Kejujuran)
Kata-kata bisa digunakan untuk berdusta. Tapi sesungguhnya kata-kata adalah air yang mengalir dengan jujur. Dibelokkan, diluruskan, atau ditahan, air hanya ingin selalu jujur mengalir.
(Sindhunata dalam kata pengantar buku Air Kejujuran)
"Terserah sesukamu menggunakan kata-kata. Orang memang penuh kiasan untuk menjunjung atau mencela orang lain. Dan kata-kata sifatnya luas sekali. Hingga aku akan merasa senang kalau sindiran itu aku tafsirkan sanjungan dan sanjungan biarlah kutafsirkan sindiran biar aku tidak merasa sombong. Di sini sesungguhnya manusia tidak pernah ketemu satu sama lain."
(Danarto dalam cerpen Sandiwara atas Sandiwara)
Di dunia ini semua orang sibuk berkata-kata tanpa pernah mendengar kata-kata orang lain. Mereka berkata-kata tanpa peduli apakah ada orang lain yang mendengarnya. Bahkan mereka tidak peduli dengan kata-katanya sendiri. Sebuah dunia yang sudah kelebihan kata-kata tanpa makna.
(Seno Gumira Ajidarma dalam cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku)
Rasanya bahagia sekali, bisa menikmati sensasi membuat cerita. Menjadi seorang dalang dengan kata-kata. Bermain-main dengan isi kepala. Rasanya hal seperti ini telah lama sekali tidak saya nikmati.
(Puthut EA dalam cerpen Usaha Menulis Sebuah Cerita Pendek)