Kata-kata bisa digunakan untuk berdusta. Tapi sesungguhnya kata-kata adalah air yang mengalir dengan jujur. Dibelokkan, diluruskan, atau ditahan, air hanya ingin selalu jujur mengalir.
(Sindhunata dalam kata pengantar buku Air Kejujuran)
Kata-kata bisa digunakan untuk berdusta. Tapi sesungguhnya kata-kata adalah air yang mengalir dengan jujur. Dibelokkan, diluruskan, atau ditahan, air hanya ingin selalu jujur mengalir.
(Sindhunata dalam kata pengantar buku Air Kejujuran)
Dalam sejarahnya, air tak pernah diperlakukan sebagai penjahat terkejam, kecuali di masa modern Jakarta dan sekitarnya, ia menjadi makhluk antagonis, seperti monster Hydra dan naga yang nyaris mengalahkan Hercules dan Bima.
(Putu Fajar Arcana dalam esai Antagonisme Air Banjir - buku ePILOG)