Tampilkan postingan dengan label haruki murakami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label haruki murakami. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Juli 2024

ini semacam terapi

 

 Aku cenderung setuju dengan apa yang dikatakan Haruki Murakami, penulis asal Jepang itu. Menurutnya, dalam hidup aku tak bisa menjadi orang lain, tapi dalam fiksi aku bisa menjadi siapa saja. Aku bisa membayangkan diriku menjadi orang lain. Bisa dibilang ini semacam terapi.”

(dikutip dari cerpen nomor 200)

Rabu, 08 Desember 2021

Tanda Kekerasan dalam Keseharian

Tidak bisa tidak, orang kini bisa melihat tanda-tanda kekerasan itu dalam keseharian, kekerasan yang mengendap-ngendap di ceruk terdasar pikiran kita. Kadang saya cemas, kalau-kalau sesuatu dari masa lalu itu bangkit kembali.

(Haruki Murakami)

Selasa, 28 September 2021

Keindahan Berserah Diri

Pandangan bahwa segala hal bersifat fana adalah bagian dari sikap berserah diri. Kami percaya bahwa tak ada gunanya melawan kekuatan alam. Sebaliknya, kami telah menemukan sebentuk keindahan dalam laku berserah diri.

Kami menghayati mekarnya pohon-pohon sakura di musim semi, memandang dengan khidmat kunang-kunang di musim panas, dan daun-daun yang menjadi merah di musim gugur.

(Haruki Murakami)

Rabu, 14 Juli 2021

Harus Menyerap Banyak Cerita

Kau harus menyerap sebanyak mungkin cerita. Mulai bacalah tulisan-tulisan bagus, juga tulisan-tulisan semenjana. Itulah hal penting yang harus kau lakukan.

(Haruki Murakami)

Minggu, 16 Mei 2021

Ini Semacam Terapi

Dalam hidup ini aku tak bisa menjelma jadi orang lain, tapi dalam fiksi aku bisa menjadi siapa saja. Aku bisa membayangkan diriku menjadi orang lain. Bisa dibilang ini semacam terapi.

(Haruki Murakami dalam buku Seni Menulis Fiksi yang diterbitkan Penerbit CIRCA) 

Rabu, 29 Juli 2020

Kebenaran Disertai Kesakitan

“Kebanyakan orang di dunia ini tidak menginginkan kebenaran yang dapat dibuktikan secara nyata. Kebenaran biasanya disertai kesakitan hebat, seperti katamu. Dan orang pada umumnya tidak menginginkan kebenaran yang disertai kesakitan. Orang butuh cerita yang indah dan menyenangkan, yang mampu memberi perasaan bahwa dirinya bermakna, meski sedikit. Karena itulah agama muncul.”

(Haruki Murakami dalam IQ84 Jilid 2) 

Selasa, 28 Juli 2020

Dunia yang Aneh

Memang dunia yang aneh. Sejauh mana hipotesis dan sejauh mana kenyataan, semakin hari semakin sulit dilihat batasnya. Hei, Tengo, sebagai novelis, menurutmu apa definisi kenyataan?”
“Tempat orang mengucurkan darah merah kalau ditusuk jarum. Itulah dunia nyata,” jawab Tengo. 

(Haruki Murakami dalam novel IQ84 Jilid 3)

Selasa, 14 Juli 2020

Tidak Bisa Hidup Tanpa Pola

"Manusia tidak bisa hidup tanpa pola. Pola itu sama seperti tema dalam musik. Tapi pola juga mengikat pemikiran dan tindakan orang dan membatasi kebebasannya. Pola bisa mengubah urutan prioritas, dan bisa juga membengkokkan logika."

(Haruki Murakami dalam IQ84 Jilid 3)

Selasa, 07 Juli 2020

Di Mana Ada Harapan, Di Situ Ada Cobaan

"Di mana ada harapan, di situ ada cobaan. Kata-katamu benar. Benar sekali. Tapi harapan jumlahnya sedikit, dan sebagian besarnya abstrak, sedangkan cobaan begitu banyak dan biasanya konkret."

(Haruki Murakami dalam IQ84 Jilid 3)

Senin, 26 Februari 2018

Semua Orang Sama

Semua orang sama. Orang yang memiliki sesuatu selalu khawatir, jangan-jangan apa yang dia miliki sekarang akan hilang, sedangkan orang yang tidak memiliki apa-apa selalu cemas, jangan-jangan selamanya akan tetap menjadi orang yang tak punya apa-apa. 

(Haruki Murakami dalam "Dengarlah Nyanyian Angin")

Sabtu, 04 Februari 2017

Kenangan dan Pikiran

Kenangan dan pikiran memiliki rentang usia, pada orang kebanyakan. Akan tetapi pikiran tertentu tidak pernah menua, dan kenangan tertentu tidak pernah hilang. 

(Haruki Murakami - The Wind-Up Bird Chronicle)