Kamis, 08 April 2021

Restu dari Umbu untuk Emha

Kekuasaan tunggal Umbu Landu Paranggi sebagai pengasuh rubrik sastra "Sabana" dan "Persada" di mingguan Pelopor Yogya dan PSK (Persada Studi Klub) memiliki kekuatan untuk memberikan legitimasinya kepada Emha Ainun Nadjib sebagai penyair di usianya yang masih 16 tahun. Status penyair dinilai oleh masyarakat sebagai status yang tinggi di dunia sastra. Modal simbolis dan kharisma yang dimiliki Umbu membuat banyak seniman Yogyakarta, termasuk Emha dan anggota PSK lainnya, segan kepadanya.

(dikutip dari buku Sepotong Dunia Emha karya Latief S. Nugraha)

Selasa, 06 April 2021

Selamat Jalan Umbu Landu Paranggi



Maka tanpa rikuh prekewuh dan ragu-ragu lagi masyarakat sastra Indonesia di Yogyakarta dan Bali menyebut Umbu Landu Paranggi : SANG GURU. 

(Iman Budhi Santosa) 

Setiap ingat Umbu, saya suka membayangkan sabana yang membentang antara tanah perbukitan dan laut yang batasnya cakrawala. 

(Sapardi Djoko Damono) 


Selamat jalan Sang Guru Umbu Landu Paranggi (10 Agustus 1943 - 6 April 2021).

Senin, 05 April 2021

Bagian dari Kesungguhan

Sesederhana apa pun yang Anda kumpulkan, Anda rawat, ia akan dicatat oleh Alam Semesta sebagai bagian dari kesungguhan Anda terhadap hidup.

(Prie GS)