Tulisan bukan sekadar ekspresi dari pemikiran, tetapi juga sebuah cara merefleksikan arti setiap kata.
(Paulo Coelho dalam novel Penyihir dari Portobello)
Tulisan bukan sekadar ekspresi dari pemikiran, tetapi juga sebuah cara merefleksikan arti setiap kata.
(Paulo Coelho dalam novel Penyihir dari Portobello)
Sekiranya aku tidak pernah mendapat pinjaman sejumlah buku dari dirinya, barangkali aku tidak pernah mengenal nama Paulo Coelho dengan karya fenomenalnya Sang Alkemis atau hanya mengetahui Jostein Gaarder sebatas Dunia Sophie. Bahkan jika belakangan aku menjadi pengagum puisi-puisi Joko Pinurbo dan mengoleksi buku-bukunya, hal itu jelas tak lepas dari kebaikan hatinya meminjamiku Celana Pacarkecilku di Bawah Kibaran Sarung.
(dikutip dari cerpen gadis yang suka meminjamkan buku - dimuat di kompas.id pada 2021)
Tulisan bukan sekadar ekspresi dari pemikiran, tetapi juga sebuah cara merefleksikan arti setiap kata.
(Paulo Coelho dalam novel Penyihir dari Portobello)
Musik bukan hanya sesuatu yang menenangkan ataupun mengganggu kita, melainkan jauh melebihi itu musik adalah ideologi. Kau dapat menilai seseorang dari jenis musik yang mereka dengar.
(Paulo Coelho dalam novel Sang Penyihir dari Portobello)
"Allah menciptakan dunia ini agar melalui objek-objeknya yang terlihat, manusia bisa memahami ajaran-ajaran spiritualnya serta kebijaksanaannya yang amat mengagumkan. Itulah yang kumaksud dengan tindakan."
(Paulo Coelho dalam Sang Alkemis)
Orang harus anggun dalam tindak-tanduk dan postur mereka, sebab kata itu sinonim dengan cita rasa yang bagus, keluwesan, keseimbangan, dan keselarasan. Sebelum mengambil langkah-langkah paling penting dalam hidup kita, kita mesti tenang dan anggun.
(Paulo Coelho)