(Goenawan Mohamad)
Minggu, 16 Agustus 2020
Berterima Kasih kepada Sejarah
(Goenawan Mohamad)
Jumat, 14 Agustus 2020
Percintaan Kemarau dan Penghujan
Kemarau memang tampaknya masih berkasih-kasihan dengan
penghujan. Penghujan pun belum berniat meninggalkannya. Manusia tidak menyadari
itu. Mereka menyebutnya pancaroba. Daun-daun belum menjadi kecoklat-coklatan
lalu gugur. Pohon-pohon belum gundul. Burung-burung kecil kadang-kadang masih harus
mencari tempat berteduh di bawah daunan yang rimbun. Cuaca yang terik bisa
mendadak gelap dan muncul angin bertiup entah ke mana atau dari mana,
berputar-putar seperti berniat menggugurkan daunan yang ngeri membayangkan
bakal menjadi timbunan sampah. Itulah percintaan kemarau dan penghujan. Manusia
tidak memahaminya, dan menyebutnya pancaroba, sumber berbagai penyakit terutama
bagi anak-anak.
(Sapardi Djoko Damono dalam Pengarang Telah Mati)
(Sapardi Djoko Damono dalam Pengarang Telah Mati)
Jumat, 07 Agustus 2020
Rabu, 05 Agustus 2020
Selasa, 04 Agustus 2020
Empat Hal Perlu Empat Hal
Empat hal memerlukan empat hal :
Kebangsawanan memerlukan sopan santun
Kegembiraan memerlukan rasa aman.
Kekerabatan memerlukan kasih sayang.
Akal memerlukan pengalaman.
(Ardasyir - pendiri dinasti Sasanid di Persia)
Kebangsawanan memerlukan sopan santun
Kegembiraan memerlukan rasa aman.
Kekerabatan memerlukan kasih sayang.
Akal memerlukan pengalaman.
(Ardasyir - pendiri dinasti Sasanid di Persia)
Senin, 03 Agustus 2020
Yang Ada Cuma Hari Ini
Yang ada cuma hari ini. Kenangan adalah hari ini yang merenungkan kemarin. Harapan adalah hari ini yang mengkhayalkan esok.
(Sujiwo Tejo)
(Sujiwo Tejo)
Langganan:
Postingan (Atom)


