Tampilkan postingan dengan label agus r. sarjono. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agus r. sarjono. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 September 2022

Pengadilan Bermetamorfosa Menjadi Kecoa


Di negeri yang tertawa

bagi segenap airmata,

pengadilan telah bermetamorfosa

menjadi kecoa. Berjuta-juta

merayapi piring, ranjang,

dan mimpi-mimpi kita.


(Agus R. Sarjono dalam puisi "Kafka") 

Kamis, 16 April 2020

Bagaimana Bisa

Bagaimana bisa mencinta Sang Pencipta
jika membenci hamparan ciptaanNya
Bagaimana bisa bersua Yang Dicinta
jika tak hidup dalam girang asmara

Dia yang berani mencinta
tak gentar menjalin duka dan sedih
Hanya dia yang tak henti mendamba
berhak bersua di pelaminan Kekasih

(Agus R. Sarjono dalam puisi "Iqbal" di buku "Lumbung Perjumpaan")

Kamis, 18 September 2014

Makin Dewasa Makin Sedikit Warna

Makin dewasa makin sedikit warna tersisa bagi manusia
yakni warna-warna dasar yang sederhana 
karena warna pelangi, warna berseri
warna terang, cerah, norak
hanya milik dunia kanak-kanak.

Belum lagi kehilangan yang lebih mencekam
: otot, gairah, mimpi, usia muda
rasa ingin tahu, khayalan, rasa heran,
kekaguman paripurna pada dunia
yang masih segar dicipta
belum diterjemahkan jadi angka-angka
kering dan kejam di pasar saham.

(dikutip dari sajak "Saint-Exupéry" karya Agus R. Sarjono)