Tampilkan postingan dengan label candra malik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label candra malik. Tampilkan semua postingan
Jumat, 13 September 2024
Selasa, 10 September 2024
Jumat, 07 Oktober 2022
OH MALANGNYA MALANG - Iksan Skuter
Rabu, 24 Maret 2021
Negeri Tanpa Angin
Hening. Inilah negeri tanpa angin. Satu embusan saja tiada. Kosong. Tanpa arah. Sejauh apa pun pandangan dilemparkan, tidak terbentur pada garis cakrawala. Setitik saja garis itu tiada.
(Candra Malik dalam cerpen Wajah)
Rabu, 27 Januari 2021
Senin, 14 Desember 2020
Karya Serupa Tubuh
Karya serupa tubuh hidup,
sempurna jika ruh ditiup.
Bacakan sepenuh jiwamu,
getarkan seluruh ragamu
(Candra Malik)
Senin, 26 Oktober 2020
Selasa, 23 Juni 2020
Kamis, 04 Juni 2020
Rabu, 13 Mei 2020
Selasa, 23 April 2019
Semoga Tidak Lupa Diri
Jumat, 30 November 2018
Dakwah Itu Membahagiakan
Dikutip dari buku Mengislamikan Islam - Empat Puluh Catatan Candra Malik, diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas (2018).
Minggu, 15 April 2018
Jangan Pergi Dariku
Ada yang lebih kutakuti
daripada kematian
yaitu kehidupan
tanpa-Mu di sanubari.
(Candra Malik - 2017)
daripada kematian
yaitu kehidupan
tanpa-Mu di sanubari.
(Candra Malik - 2017)
Kamis, 08 Maret 2018
Dosaku Selangit
Guruku banyak,
murid tak punya.
Belajar aku hingga kelak,
hingga habis usia.
Ilmuku sedikit,
Budi pekertiku apalagi.
Dosa-dosaku selangit,
sampai aku malu hati.
(Candra Malik dalam puisi "Semoga Tidak Lupa Diri")
murid tak punya.
Belajar aku hingga kelak,
hingga habis usia.
Ilmuku sedikit,
Budi pekertiku apalagi.
Dosa-dosaku selangit,
sampai aku malu hati.
(Candra Malik dalam puisi "Semoga Tidak Lupa Diri")
Jumat, 03 Februari 2017
Waktu
Hidup itu soal usia,
mati itu soal waktu.
Demi sebaik-baik usia,
maka aturlah waktu.
(Candra Malik)
mati itu soal waktu.
Demi sebaik-baik usia,
maka aturlah waktu.
(Candra Malik)
Selasa, 23 Agustus 2016
Itukah Kita?
Sedikit baca,
banyak bicara,
apakah itu logika?
Sedikit menulis,
banyak analisis,
apakah itu logis?
Tapi itulah kita :
menua belaka,
tak mendewasa.
Ya, itulah kita :
merasa bisa,
sok bijaksana.
(Candra Malik)
banyak bicara,
apakah itu logika?
Sedikit menulis,
banyak analisis,
apakah itu logis?
Tapi itulah kita :
menua belaka,
tak mendewasa.
Ya, itulah kita :
merasa bisa,
sok bijaksana.
(Candra Malik)
Langganan:
Postingan (Atom)








