Tampilkan postingan dengan label candra malik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label candra malik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2022

OH MALANGNYA MALANG - Iksan Skuter


Rabu, 24 Maret 2021

Negeri Tanpa Angin

Hening. Inilah negeri tanpa angin. Satu embusan saja tiada. Kosong. Tanpa arah. Sejauh apa pun pandangan dilemparkan, tidak terbentur pada garis cakrawala. Setitik saja garis itu tiada.

(Candra Malik dalam cerpen Wajah)

Senin, 14 Desember 2020

Karya Serupa Tubuh


Karya serupa tubuh hidup,

sempurna jika ruh ditiup.

Bacakan sepenuh jiwamu,

getarkan seluruh ragamu

 

(Candra Malik)

Selasa, 23 April 2019

Semoga Tidak Lupa Diri


Semoga Tidak Lupa Diri, salah satu puisi favoritku karya Candra Malik dalam buku Asal Muasal Pelukan, yang diterbitkan oleh Penerbit Bentang, Juni 2016. 

Jumat, 30 November 2018

Dakwah Itu Membahagiakan


Dikutip dari buku Mengislamikan Islam - Empat Puluh Catatan Candra Malik, diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas (2018).

Minggu, 15 April 2018

Jangan Pergi Dariku

Ada yang lebih kutakuti
daripada kematian
yaitu kehidupan
tanpa-Mu di sanubari.

(Candra Malik - 2017)

Kamis, 08 Maret 2018

Dosaku Selangit

Guruku banyak, 
murid tak punya.
Belajar aku hingga kelak,
hingga habis usia.

Ilmuku sedikit, 
Budi pekertiku apalagi.
Dosa-dosaku selangit,
sampai aku malu hati.

(Candra Malik dalam puisi "Semoga Tidak Lupa Diri")

Jumat, 03 Februari 2017

Waktu

Hidup itu soal usia,
mati itu soal waktu.
Demi sebaik-baik usia,
maka aturlah waktu.

(Candra Malik)

Selasa, 23 Agustus 2016

Itukah Kita?

Sedikit baca, 
banyak bicara, 
apakah itu logika?

Sedikit menulis, 
banyak analisis, 
apakah itu logis?

Tapi itulah kita : 
menua belaka, 
tak mendewasa.

Ya, itulah kita : 
merasa bisa, 
sok bijaksana.

(Candra Malik)