Sabtu, 12 Maret 2016

Otak Manusia Tak Lagi Seimbang

Otak manusia sekarang banyak yang tidak seimbang karena terlalu banyak memproses informasi-informasi tak berkejuntrungan, yang berasal dari katanya katanya. Mengira semua yang digerojokkan media online dan media sosial benar belaka.
Ironi teknologi, kemajuan terutama teknologi informasi yang diandalkan mampu memandirikan dan membuat individu kian otonom, malah membuat masyarakat kian konservatif.
Moral telah menjadi takhayul baru sekaligus penggada baru untuk menakut-nakuti, menggerebek, men-sweeping, dan menistakan kelompok-kelompok kecil yang berusaha mempertahankan nalar sehat, memori otak, memori tubuh. (Bre Redana dalam esai "Takhayul Tubuh")

Jumat, 11 Maret 2016

Wajah Beda Bulan dan Matahari

Barangkali sebenarnya setiap makhluk-Nya memang memiliki banyak sisi dalam kehidupannya, tidak terbatas apa yang terlihat dalam kesehariannya dan bisa tampak sangat berbeda wujudnya. Sebagaimana dalam peristiwa gerhana matahari Rabu (9/3) kemarin, kita bisa menyaksikan bulan berwarna hitam muncul di pagi hari. Lalu matahari pun tampak menyerupai sabit maupun cincin. (Luhur Satya P)

Selasa, 08 Maret 2016

Kreativitas dan Dukungan Politik

Kreativitas tidak semata-mata menyangkut soal bakat. Kreativitas adalah proses penciptaan melalui mana domain simbolik dalam kebudayaan berubah (nyanyian baru, ide baru, mesin baru).
Kreativitas adalah segala tindakan, ide, atau produk yang mengubah domain budaya, atau yang mentransformasikan domain yang ada menjadi sesuatu yang baru.
Orang-orang berbakat hanya akan menjadi pribadi kreatif apabila menemukan ekosistem kreativitas yang dihasilkan oleh interaksi dari suatu sistem yang terdiri dari tiga elemen.
Pertama, domain simbolik (biasanya disebut budaya) yang berisi seperangkat aturan, prosedur, pengetahuan, dan informasi (meme) simbolik; sebagai titik tolak sekaligus titik ubah dari kreativitas.
Kedua, bidang pendukung meliputi segala orang, institusi, dan jaringan yang bertindak sebagai penjaga pintu (gatekeepers) yang mendukung, menyaring, dan memvalidasi setiap inovasi untuk bisa masuk dan membawa perubahan dalam domain budaya.
Penting dicatat bahwa suatu domain (budaya) tak bisa diubah tanpa dukungan (persetujuan) secara eksplisit atau implisit dari suatu bidang (field) yang bertanggung jawab atas hal itu.
Ketiga, barulah faktor kehadiran orang kreatif, yakni seseorang yang pikiran dan tindakannya mengubah suatu domain atau membentuk domain baru (Mihaly Csikszentmihalyi, 2013).
Kurang berkembangnya kreativitas di negeri ini disebabkan kurangnya dukungan politik terhadap reproduksi pengetahuan dan pengembangan minat-bakat, pemuliaan warisan budaya, serta kegiatan riset dan pengembangan.
Kegiatan riset berhenti sebagai kertas laporan penelitian yang dilakukan lembaga-lembaga riset negara tanpa kemampuan membangun budaya riset dan inovasi.
(Yudi Latif dalam esai "Joey Alexander dan Politik Kreativitas")

Senin, 07 Maret 2016

Jangan Kau Kira

Jangan kau kira Allah tak akan menguji dirimu
Jangan kau kira Allah tak'kan menguji cintamu

Berkali-kali lagi harus kau alami
Beribu kali akan kau jalani

Jangan kau kira Allah tak akan menguji imanmu
Jangan kau kira Allah tak'kan menguji kesungguhanmu

Suatu kali kau temui duka di hati
Kau tahu pasti tak ada gunanya sembunyi

(lagu ciptaan Ags. Arya Dipayana/Dwiki Dharmawan, 
dinyanyikan oleh Trie Utami di album "Dengan Menyebut Nama Allah")

Sabtu, 05 Maret 2016

Merendahkan Itu Menista Diri

Merendahkan orang lain tidak membuat kita luhur, malah justru menistakan diri sendiri. 
(A. Mustofa Bisri)

Belajar Memahami

Belajar memahami dan memaafkan orang lain yang kita anggap salah jauh lebih baik daripada terus mencelanya. (Maman Imanulhaq)